[Stocks and Capital Market Online Course] I. Investasi

October 30, 2008 at 7:12 am (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

MENGENAL INVESTASI

(financial investment)

Artikel ini adalah bagian pertama dari materi mengenai pasar modal dan saham yang akan saya berikan. Kali ini, materi saya kutip dari kurikulum KSEP ITB dengan sedikit pembaharuan. Berhubung saya agak malas untuk melakukan revisi, ya sudah, saya hanya sedikit melakukan perubahan.

A. Pengertian Investasi

Investasi dapat diartikan sebagai suatu komitmen untuk menempatkan dana sejumlah tertentu atas suatu aset/instrumen investasi tertentu dalam jangka waktu tertentu dengan tujuan untuk memperoleh penghasilan/nilai yang lebih tinggi.

B. Jenis Investasi

Dari jenis atau bentuk aset yang diinvestasikan, investasi terdiri dari :

a) Riil Investment

Yaitu menginvestasikan sejumlah dana pada aset riil (aset berwujud), seperti tanah, emas, mesin atau bangunan.

b) Financial Investment

Yaitu menginvestasikan sejumlah dana pada aset finansial, seperti deposito, saham, obligasi, dan surat berharga lainnya.

C. Keuntungan dan Risiko Investasi (Financial Investment)

Keuntungan Investasi :

a) Capital Gain

yakni keuntungan dari selisih nilai beli dengan nilai jual saham/instrumen financial investment lain yang lebih besar dari nilai belinya.

b) Dividen

Risiko Investasi :

a) Capital Loss

yakni kerugian dari selisih nilai beli dengan nilai jual saham/instrumen financial investment lain yang lebih rendah dari nilai belinya.

b) Risiko Likuidasi

c) Risiko gagal bayar

Yakni risiko dimana investor tidak dapat memperoleh pembayaran dana yang dijanjikan oleh penerbit pada saat produk investasi jatuh tempo.



D. Time Value of Money (Konsep Uang Menurut Waktu)

Nilai uang berubah tergantung pada waktu dimana kita memiliki kendali atas uang tersebut dan menginvestasikannya.

Waktu merupakan elemen penting dalam menentukan nilai uang. Nilai/’daya beli’ uang Rp 100.000 saat ini akan berbeda dengan masa yang akan datang. Perubahan ini terjadi karena adanya inflasi.

Inflasi merupakan istilah ekonomi untuk kenaikan harga secara menyeluruh.

Misalkan angka inflasi rata-rata 5% pertahun, berarti nilai barang rata-rata naik sebanyak 5%, sehingga ‘daya beli’ atau nilai uang Rp 100.000 sekarang akan berkurang 5% menjadi Rp 95.000 satu tahun berikutnya.

E. Investasi vs. Spekulasi

Ketika berinvestasi, kita menempatkan sebagian simpanan pada instrumen yang mengandung resiko untuk mengharapkan apresiasi nilai dalam jangka panjang.

Para pelaku investasi inilah yang disebut ‘investor’, mereka bertransaksi untuk jangka panjang dan keputusannya (biasanya) berbasis pada analisis fundamental perusahaan.

Sementara ketika spekulasi, menjanjikan keuntungan dalam jangka pendek yang sangat jarang menjadi kenyataan dan tidak pernah memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Para pelaku spekulasi ini disebut ‘spekulan’, mereka bertransaksi untuk jangka pendek dan utamanya berbasis pada momen dan gerakan harga.

Sebagian spekulan bertransaksi tanpa didukung analisis fundamental sedikitpun. Spekulan dapat meraih untung bila trend harga bergerak naik maupun turun; misalnya dengan short selling, yaitu jual dulu beli kemudian. Karena itu spekulan sering disamakan dengan penjudi.

F. Savings vs Investment

Savings (menabung) dapat dikategorikan sebagai suatu bentuk investasi jangka pendek yang bertujuan menyimpan dana.

Sarana tabungan dapat berupa:

a) Giro

Memiliki bunga terendah, biasanya dipakai untuk mempermudah transaksi pembayaran.

b) Tabungan

Memberikan bunga diatas jasa giro, dan bisa diambil setiap saat.

c) Deposito

Memiliki bunga lebih tinggi dari tabungan, tapi harus disimpan untuk jangka waktu tertentu.

d) Reksadana pasar uang

Merupakan reksadana yang berinvestasi pada pasar uang seperti deposito, SBI dan obligasi jangka pendek. Tingkat pengembaliannya lebih tinggi dari jasa giro tapi lebih rendah dari deposito, dan bisa dicairkan setiap saat.

Dilihat dari tujuannya, savings umumnya hanya bertujuan menyimpan dana saja, tidak ada rencana jangka panjang untuk menghasilkan nilai lebih dari dana yang disimpan tersebut. Karena itulah ada sebagian pihak yang berpendapat bahwa savings berbeda dengan berinvestasi.

Investasi seharusnya merupakan rencana jangka panjang yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan/kekayaan investor. Rencana tersebut kemudian akan menentukan prosedur investasi seperti apa yang akan dijalankan, dan apa sarana investasi yang akan dipergunakan untuk menuju keberhasilan rencana tersebut.

G. Risk vs Return

Setelah menentukan rencana investasi, investor akan menargetkan berapa return yang ingin dicapainya, semakin tinggi return yang ingin dicapai, maka semakin besar pula resiko yang melekat pada prosedur dan sarana investasi yang dipilih nya (high risk high return).

Ketika seorang investor memutuskan untuk membeli suatu sarana investasi, misalnya obligasi suatu perusahaan yang memiliki bunga yang cukup tinggi, ia akan memperoleh pendapatan lebih dari bunga yang tinggi tersebut (high return). Tetapi ada risiko yang melekat dari obligasi tersebut yakni ketidakpastian akan pelunasan hutang obligasi yang dipilihnya (high risk). Bunga yang tinggi tersebut biasanya diberikan oleh penerbit obligasi untuk menarik minat para investor.

Untuk memperkecil risiko yang mungkin terjadi, biasanya para investor melakukan diversifikasi investasi dengan menyusun portofolio investasi, sesuai dengan prinsip “don’t put all yuor eggs in one basket”.

~Best Regards~

~Wijen Pontus

~President Director of KSEP ITB~

4 Comments

  1. ikankoi said,

    sumber tulisan kamu dari mana bos?

  2. yesalover said,

    @ ikan koi : dari kurikulum KSEP sebagian besar. Kurikulum KSEP diambil dari Robert Aang sebagian besar.

  3. ali said,

    info yang bagus

  4. fams-online said,

    kalo saya mah lebih milih investasi di bisnis real dibandingkan investasi di sahan atau di deposito karena marginnya lebih besar…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: