Wanita = Penipu Ulung (I)

October 29, 2008 at 11:58 am (Sastra dan Cinta)

Prolog


Mengapa Wanita Sebagai Objek Seksualitas ?

(Sebenarnya, sang adam dijadikan budak seksual oleh hawa, sayangnya hawa adalah penipu ulung )
Hawa berteriak, “Aku diperkosa”, tapi dalam hati berkata, “Aku beruntung”;
sama halnya ketika hawa di taman eden
saat itulah surat setan untuk adam diteken
Adam selalu dipersalahkan untuk seksualitas dan pornografi,
Mengapa tidak hawa yang mengumbar tubuh indah dan wangi ?
Manusia adalah hewan yang malu mengakui jika ia hewan
Inilah yang menjadikan hawa bangga akan keindahan tubuh dan kemolekan

Mengapa Iklan Fashion Memenuhi Majalah Wanita ?

Hawa penipu ! Ia bersembunyi dalam keindahan lain…
Hawa yang itu palsu ! Diam dalam balutan kain
Malu dia mungkin.
Bagaimana tidak ? Hanya luar yang ia punya !
Karena apa ?
Dia malu mengakui kelemahan dalamnya !
Padahal, itulah rantai pengikat Adam
Bukankah Adam satu-satunya harapan hawa untuk hidup ?
Apa daya hawa jika tanpa Adam ?
Bukan takdir, hanya kejujuran hawa yang redup !
Hawa merasa tidak berarti tanpa aksesoris emas, berlian, atau permata
Katanya, itu membuat mereka menawan, indah rupawan.
Tolol seperti kontol ! Justru mereka malu
Bajingan setan ! Lupa mereka, Aku menciptakan
Serupa dan segambar dengan Aku
Kalau hawa malu dengan semua itu,
Hawa malu dengan Aku ?
Jembut vagina ! Aku menciptakannya !
Malu dengan ciptaanKu, berarti malu dengan sang pencipta !
Makin mereka tutup diri, makin jauh keberadaanKu yang abadi !




Mengapa Wanita Penuh Tambalan Kosmetik ?

Aku malu ! Wajahku bukan putih susu.
Hitam penuh noda karena surya
Bangsat Surya ! Bangsa juga penciptaNya
Aku taksanggup memiliki dada rata !
Lihat yang lain, pria meremas dada mereka !
Aku mau, tapi malu…
Dadaku rata tidak seperti mereka.
(Untuk apa punya dada besar jika untuk disembunyikan ? Pasti ingin aku tonjolkan !)
Aku takmampu bicara jika bibirku kering dan pucat !
Cat merah dan kimia pabrik harus kudapat
Walau itu hanya khayalan sesaat
Aku jadikan alasan menjaga penampilan sebagai pembenaran
Atas penipuan yang kulakukan
Karena aku malu dengan aku
Malu karena aku berbeda denganmu…


Mengapa Wanita Taat Beragama ?

Aku hanya ingin bersembunyi;
berlindung dari ketidakberdayaan ini
Aku hanya ingin pembenaran
atas rapuhnya perasaan
Aku hanya ingin teman bicara
agar aku tidak dianggap gila
(Berdoa mana mungkin dianggap gila ?)
Aku perlu agama dan keyakinan
untuk menekan nafsu kebinatangan,
Aku adalah binatang binal
dan aku sangat menyesal
Aku beragama sebagai tempat pelarian
akan binalnya kenyataan
Aku beragama karena aku tidak mampu
mencari kebenaran tanpa dirimu
Aku terlalu bodoh untuk memahami diriku
karena aku terlalu malu,
atas hakikat sejatiku…


~ Untuk hawa yang terlalu malu untuk menjadi hawa ~

1 Comment

  1. Nelson said,

    Karya yang dalam, provokatiof, dan penuh perenungan…

    Mengapa wanita sulit jadi dirinya sendiri ? Gendut dikit ngomel, kurus dikit ngomel, muka jerawatan dikit ngomel. Hanya penampilan sajakah yang ada di pikiran mereka ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: