Kapan Berdaulat ?

July 30, 2008 at 7:24 am (Sastra dan Cinta)

Kapan Berdaulat ?

Katamu takbenci aku ?
Tapi, untuk mengajar pun takmampu.

Katamu, ini negara damai ?
Semalam kau acungkan pisau belati.

Katamu, harus menghormati ?
Toh juga kamu malah provokasi.

Katamu, katamu, dan kataku.
agamamu, agamamu, dan agamaku.

Aku tidak beragama !!!
Bebas dari katamu dan kataku sendiri.

Aku tidak beragama !!!
Lepas dari belenggu bodoh ideologi

Aku tidak beragama !!!
Terserah aku mau membunuh atau mencuri

Yang pasti,
aku tidak lena
akan dogma agama
yang membuat sengsara,
yang membungkam dogma beda
yang tenggelamkan kebebasan manusia
bersama surga dan neraka buatan mereka

~Yesalover, 28 Juli 2008~
~Bajingan dan asu orang yang mengatasnamakan agama untuk membenarkan penindasan kedaulatan orang lain~

3 Comments

  1. sesy said,

    hrsnya di ktp g usah di cantumin agamanya apa

  2. sayapbarat said,

    Sepakat.. Di KTP gak usah cantumin apa.. Biarkan orang memilih sesuai pikirannya.

    Di awal pembuatannya, sila ke-1 pancasila maksudnya kebebasan untuk beragama (bukan kewajuban untuk beragama), sayang orde baru memberikan stigma negatif untuk ketodakberagamaan , bahkan dihubung-hubungkan dengan komunis( Apa hubungannya? Emang kenapa kalau komunis juga? Sejarah kita tidak berdata ko)..

    Selamat beragama dan tidak beragama..

  3. fantasyforever said,

    @sesy, stuju sekali.

    Salam kenal ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: