Sonet Untuk Yesa II

September 19, 2007 at 3:29 am (Sastra dan Cinta)

 

Aku takmau tenggelam pada
rembulan

Terombang-ambing oleh angin malam

Yang menyapa pasangan dalam peraduan

Menyambut datangnya sang kalam

 

Aku takingin lepas bebas ditelan sepi,

Hanyut akan liur binatang-binatang jalang

Mencoba menggerogoti sisa-sisa cinta ini

Yang masih tersisa dari ladang gersang

 

Aku taksanggup lama-lama berendam

Pasrah 
pada lumpur yang menghisap habis

Tiap jengkal jejak-jejak asa; terpojok diam

Menanti tali surga mengecup sang gadis

 

Aku takmau, takingin, taksanggup jika harus

Meretas pagi, menjemput senja tanpa mimpi

 

~Broken Hearted, 17 September 2007~

~Vera, Yesa, sama
saja suatu yang menyesakkan dada~

Powered by ScribeFire.

2 Comments

  1. elos said,

    sok puitis loe

    wkwkwkw
    apik ok, teruskan aja

  2. kw said,

    santai aja lagi. di luar sana masih ada banyak hal yang nyaman untuk dilakukan.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: