Sonet Untuk Yesa I

September 19, 2007 at 1:29 am (Sastra dan Cinta)

 

Matamu  berbinar merah

sangat marah

mungkin lebih malah

kaubuat ku terluka berdarah

 

Lemah, akupun  susut

berharap ajal ‘kan surut

Menghela nyawa yang tercabut

Sisih dalam padatnya kabut

 

Aku yakin telah lenyap tiada

Menapaki lantai-lantai surga

Menyapa dia, sang mahakuasa

Yang menyepuh penat jiwa

Dengan seribu bahasa nirwana

Lalu kataku, “kau tuhanku, Yesa !”

 

~Broken Hearted, 18
Septermber 2007~

~Yesa, sudahkah aku
beribadah padamu ?~

Powered by ScribeFire.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: