Kerusuhan Pasuruan

May 31, 2007 at 3:50 am (Berita Nasional)

    Kemarin, hari Rabu, 30 Mei 2007 pukul 10.00 WIB, Indonesia kembali dinodai oleh kekerasan militerisme gaya baru. Insiden berdarah ini berawal dari aksi protes warga Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Pasuruan Jawa Timur. Protes ini bermula dari keprihatinan warga terhadap sengketa tanah antara warga Desa Alas Progo dengan Prokim TNI Al. Tanah seluas 3600 hektar milik tanah AL yang dibeli oleh TNI AL tahun 1960-an itu pada awalnya akan digunakan untuk latihan perang TNI AL, tetapi kemudian diolah warga untuk berkebun dan tempat tinggal. Sengketa ini sebenarnya telah dibawa ke pengadilan, namun warga akhrinya mengalami kekalahan, sehingga terjadilah demonstrasi yang berujung kericuhan. Wartawan yang ingin meliput aksi itu juga sempat menjadi sasaran amukan warga yang sudah merasa putus asa.
    Pihak marinir dikabarkan sempat mencoba menenangkan massa dengan melepas tembakan peringatan ke udara. Warga yang mendengar peringatan itu segera lari tunggang-langgang. Akibat insiden itu, 5 warga tewas dan sedikitnya 7 orang warga mengalami luka-luka. Menurut beberapa warga, pihak marinir sengaja mengarahkan senjata mereka langsung ke arah warga yang sedang panik, sedangkan berdasarkan keterangan versi pihak marinir menyebutkan, peluru yang mengenai warga adalah peluru ricochet, peluru yang terpantul di tanah. Sampai berita ini diturunkan, baik pihak Komnas HAM , maupun pihak militer masih terus menyelidiki latar belakang dan kronologis kejadian yang sebenarnya.
   

Powered by ScribeFire.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: