Pepatah Tujuh Perempuan II

February 25, 2007 at 11:37 am (Filsafat dan Gaya Hidup)

Ahh, lihatlah itu; harta, gengsi, dandanan, dan rasa simpati mereka yg besar terhadap kami, itulah yg membuat kami mengangkatnya jadi anjing2 peliharaan kami !”

“Tenanglah anjing, kau pasti akan jinak setelah kami tindih dengan tubuh indah kami !!”

“Kepada siapakah rasa sayang ini harus kami ucapkan ??Yah, pangeran berwajah tampan, dan tentu saja pangeran buruk rupa dengan banyak harta!!”

“Gembel tidak boleh masuk !!Kecuali kalau kami terpaksa, karena tidak ada anjing2 yg mau tidur dengan kami !!”

“Kata siapa kami korban iklan ??”, katanya sembari mengambil Tje Fuk dari tasnya.

“Kami itu lemah, jangan pernah kamu; ya anjing!!! Menggigit tungkai kami”, kata mereka sambil terus menjinjing buntut anjing dengan rasa bangga.

“Kamu memang anjing2 penuh tipu daya, berani membiusku dengan gonggong rayuan semu !!”, kata mereka setelah meninggalkan anjing2 lain tersesat dalam hutan.

~Broken Hearted, 24 Februari 2007, 15:03~

~Bukan dengan paksaan, bukan dengan cinta, tapi dengan kekayaan, kekuasaan, dan kepintaran~

3 Comments

  1. manda said,

    puisi bikinan sendiri ya?hmm pretty good..
    saya tau kok si vincent, anak onegai-amikom..
    salam kenal juga bung

  2. rhez said,

    maksudnya mengambil Tje Fuk??

  3. yesalover said,

    @rhez : artinya dia juga korban iklan….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: