Paradigma Mengenai Persepsi dan Objek (I) (Kajian dari Sudut Pandang Hume dan Locke)

February 12, 2007 at 8:05 am (Filsafat dan Gaya Hidup)

Apakah anda benar2 merasa yakin akan apa yg anda lihat, dengar, dan rasakan sekarang ??? Apakah anda benar2 yakin bahwa itu semua merupakan representasi dari objek2 di sekitr anda ??? Atau anda memang meyakini eksistensi objek2 itu tadi ??? Pada artikel ini, saya akan membahas paradigma mengenai persepsi objek yang kita tangkap.
Apa seh problem sebenrnya yg akan kita bahas???Simpel, semua ini cuma mengenai persepsi. OK, saya akan coba mendefinisikan problem itu utk anda. Jika dunia yg terdiri atas atas smua objek eksternal dari tubuh kita, eksis secara independen dari eksistensi saya (ada atau tiadanya saya), lalu objek itu juga eksis dalam dimensi ruang dan waktu yg bersifat independen juga dari diri saya; sehingga pengetahuan saya akan objek itu diderivasikan sedemikian rupa berdasarkan fakta bahwa objek2 materiil itu berkontak dengan indera2 tubuh saya dan menciptakn efek hebat sedemikian rupa- yg pada akhirnya diterjemahkan oleh otak sebgai sinyal2 elektrik- dan membentuk keadaan mental yg akhirnya akan merepresentasikan objek itu, lalu masalahnya adalah, bagaimana saya dapt yakin jika persepsi saya berkorespondendsi dengan realitas2???Bagaimana saya dapat yakin jika representasi2 itu memang berkorespondensi dengan objek2 materiil tadi??? Satu2nya cara adalah utk membandingkan “salinan2” yg kita terima dengan objek aslinya. Sayangnya, kita sendiri tidak mempunyai akses langsung ke benda itu. Selama ini kita cuma dapat menerima “salinan2” dan efek2 dari objek2 materiil, sementara itu, sang objek masih saja tidak dapt ditangkap sacara langsung. Bingung??Mungkin anda meyakini jika apa yg dapat dirasakan, dicerap, dilihat, dikecap; adalah asli dan real. Tapi pada kenyataannya, semuanya itu cuma karakter dan kualitas yg mewakili sebuah benda, dan itu bukanlah bendanya. Bisa dianalogikan sebgai berikut: jika anda menerima telepon dari orang -yg memang sangat dekat dengan anda-, anda dapat dengan mudah mengenali dirinya hanya dengan suara, gaya bicara, dan intonasinya. Tetapi, toh itu bukan pribadinya secara utuh bukan??Itu hanya representasi, karakter, kualitas dari orang yg ada di ujung telepon. Intinya, kita hanya dapat mengenali yg asli berdasarkan salinannya belaka.

Nah, sialnya lagi, persepsi2 yg kita tangkap tadi tidak selamany “baik”, toh pada kenyataannya, ia dapat menipu kita. Hal ini disebut sebagai kekeliruan persepsi umum. Sebgai contoh, kita mendapati sebuah objek mempunyai warna yg berbeda2 jika dilihat pada waktu dan kondisi yg berbeda; sebuah objek juga akan terlihat berbeda jika kita melihat dari sudut pandang yang berbeda pula. Kalau begini, lalu, seperti apakah objek asli itu ???Yg berwarna “A” saat “B”, ataukah yg berbentuk “C” jika dilihat dari sudut sekian derajat ???Semuanya itu membingungkan, bahkan topic ini telah menjadi bahan perdebatan, kajian, dan penelitian di kalangan filosof semnjak dulu, terutama bagi filosof empiris. Nah, masalah ini sesungguhnya dapat dikembangkan dan diperluas lagi secara lebih radikal. Jika memang semua yg saya alami-yg telah saya alami dan yg akan saya alami-, adalah keadaan mental, lalu apakah yg menjamin keyakinan saya jika memang ada hal-hal di luar keadaan2 mentalku?? Bahkan, apa yg menjamin jika di luar keadaan mental2 yg saya miliki terdapat keadaan mental2 lain –mlik orang lain- ? Toh saya tidak dapat mengaksesnya secara langsung, jadi bagaimana saya merasa pasti bahwa memang ada pikiran2 lain di luar pikiran saya???

Pada artikel saya selanjutnya, akan saya uraikan pandangan 2 orang filsuf favorit saya; yaitu John Locke dan David Hume. Sebenarnya masih banyak filosof lain yg berkutat dalam masalah ini, antara lain ada Descartes yg menerapkan metode Cartesian utk menyelesaikan masalah ini, ada Berkeley, dll. Saya sengaja mengulas pandangan Hume dan Locke, karena keduanya memiliki banyak kesamaan, jadi akan lebih mudah ditulis dan mudah dipahami.

To be continued…..

~Broken Hearted, 10 Februari 2007, 12.30 AM~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: