Materi MTC Pertemuan Ke-4

November 25, 2008 at 7:01 am (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

Untuk materi keempat, bahan yang digunakan tetap sama dengan bahan sewaktu TFT dahulu, yaitu sedikit tambahan teknikal analisis dan trading system. Silakan didownload. O iy, pada box penyimpanan file blog ini juga terdapat banyak referensi e-book teknikal analisis.

Best Regards,

Wijen Pontus

Permalink 3 Comments

Materi MTC Fundamental Analisis

November 20, 2008 at 12:47 pm (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

Untuk materi fundamental yang kemarin saya janjikan, dapat didownload di sini dan jangan lupa mengerjakan tugasnya, silakan download di sini. Tugasnya mohon dikumpulkan paling lambat tanggal 29 November 2008 dan dikirim ke ksepitb@yahoo.com.

Best Regards,

Wijen Pontus

Permalink Leave a Comment

Video Learning About Investment and Stock Analysis

November 18, 2008 at 5:36 am (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

Berikut ini beberapa video mengenai investasi dan saham, semoga bermanfaat.

Video Pertama :

Video Kedua :

Read the rest of this entry »

Permalink Leave a Comment

Prinsip Dasar Dalam Berinvestasi Saham

November 15, 2008 at 1:21 pm (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

Walaupun, saya sebenarnya seorang teknikalis, dan bukan seorang fundamentalis, toh saya juga tidak menyangkal bahwa ada prinsip dasar yang harus dipegang jika seseorang akan terjun ke dunia saham, terutama bagi seorang investor (bukan trader).

- Sebuah saham, bukan hanya ticker yang berjalan di papan bursa, tetapi itu adalah surat kepemilikan perusahaan yang menunjukkan aktivitas bisnis sesungguhnya dari perusahaan tersebut. Bahkan seringkali harga saham tidak mencerminkan kinerja perusahaan itu (terutama untuk di Indonesia, maklum, soalnya investor kita masih trend follower).

- Pasar dapat dianalogikan sebagai pendulum yang terus berayun, dari simpangan tertingginya, lalu titik kesetimbangan (titik terendahnya). Seorang investor yang cerdas mestinya membeli saham saat orang-orang sedang banyak yang menjual, dan menjual saat orang sedang banyak membeli (membeli di harga rendah, menjual di harga tinggi, tetapi bukan yang tertinggi). Tetapi, patut diperhatikan juga mengenai fundamental perusahaan, jangan sampai membeli di harga rendah padahal harga rendah itu memang disebabkan oleh fundamental perusahaan yang buruk.

- Nilai masa depan sebuah instrument investasi merupakan fungsi dari nilainya masa sekarang. Jadi, semakin mahal Anda membeli sebuah instrument investasi, maka semakin rendah tingkat pengembaliannya. Intinya, jangan membeli instrument investasi yang sudah overvalued.

- Melakukan investasi mau tidak mau harus berhadapan dengan resiko investasi. Tidak ada satu investor pun yang mampu menghilangkan resiko ini, yang ada adalah investor yang mampu meminimalisir resiko yang ada. Benjamin Graham menyebut hal ini sebagai “margin of safety”. Caranya, adalah dengan membeli di harga serendah-rendahnya, diversifikasi, dan melakukan hedging.

- Kesuksesan dalam berinvestasi banyak dipengaruhi oleh diri Anda sendiri. Sabar, tekun, dan terus belajar merupakan salah satu dari sekian banyak karakter yang akan membawa Anda dalam kesuksesan.

Permalink Leave a Comment

Analisis IHSG per 5 November 2008

November 6, 2008 at 10:34 am (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

Berikut ini hasil analisis teknikal IHSG untuk 3-7 hari ke depan.

ihsg

Keterangan :

Sebenarnya agak sulit untuk memprediksi IHSG minggu-minggu ini…Soalnya, indikator-indikator yang saya gunakan sulit untuk dibaca. Tetapi, support kuat IHSG untuk minggu ini ada pada level Rp 1260. Harga untuk minggu ini cenderung akan koreksi hingga paling cepat 2 hari ke depan (artinya, hingga hari Jumat besok, harga akan terkoreksi ke bawah). Tenang saja, koreksi ini bersifat sementara karena ini disebabkan oleh sentimen negatif dari pasar US lagi. Hari ini, Kamis, pukul 21.30 WIB, USA akan mengumumkan Initial Claims, Jobless Claim, Labor, Cost, dan Productivity. Sayangnya, investor US melihat ekspektasi melebihi 480.000, biasanya menjadi pertanda untuk resesi ekonomi berkepanjangan. Ekonom juga akan memprediksi produktivitas melemah hingga 0.8 %, dan ini berhubungan dengan ekspektasi ongkos pekerja yang meningkat hingga 2.8 %. IHSG saya prediksi masih mengikuti perkembangan harga DJI. Indikator-indikator semacam RSI, Stochastic, dll menunjukkan sinyal netral. Jadi, untuk beberapa waktu ke depan, pergerakan IHSG akan mengikuti market global. Berikut ini, gambar DJI secara teknikal.

djia

Keterangan :

Secara teknikal, support kuat DJI pada median line Andrew’s Pitchfork, yaitu selama rumus di bawah ini tidak terpenuhi, (Harga hari x = 8700-(350/6*x ). Perlu dicatat jika rumus itu hanya berlaku hingga 6 hari ke depan (hingga hari Kamis minggu depan). Jadi, jika harga memenuhi rumus itu, dan hari berikutnya jatuh di bawah hari itu, maka dapat dipastikan harga akan terkoreksi tajam dan cukup lama. Sebaliknya, jika rumus tersebut tidak terpenuhi, maka dalam waktu 2 hari kemudian, akan terjadi reversal tajam menuju bullish. Tentu saja, pergerakannya tidak akan linear, tetapi akan diselingi oleh koreksi-koreksi beberapa puluh poin. Sedangkan untuk 2 hari ke depan (minimalnya), harga akan tetap terkoreksi ke bawah (apalagi melihat candle tanggal 5 November itu).

Rekomendasi :

Bagi Anda yang tidak mempunyai jantung kuat, sebaiknya jauhi market hingga seminggu ke depan (atau menunggu konfirmasi berikutnya). Pasar minggu ini akan sangat beresiko. Tetapi, justru bagi seorang day trader minggu ini akan menjadi tantangan yang sangat dinantikan :) .

~Best Regards, Yesalover~

Permalink Leave a Comment

[Analisis Saham] Beberapa Emiten Yang Profitable

November 3, 2008 at 9:31 am (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

Berikut ini, saya merekomendasikan beberapa emiten, yang menurut saya (secara garis besar, tanpa teknikal) cukup bagus. Nanti, ke depannya, saya akan berikan analisis tambahan dengan menggunakan teknikal analisis.

  1. PTBA –> Sentimen yang sangat mendukung adalah terlibatnya PTBA dalam upaya pembelian saham BUMI resource.  Apalagi, laba PTBA untuk pertama kalinya menembus angka Rp 1,321 triliun, atau melonjak drastis sebesar 150 %. Ini adalah laba tertinggi PTBA sepanjang sejarah.
  2. Saham-saham perkebunan, kecuali UNSP. Hal ini disebabkan karena pajak ekspor CPO bulan november diturunkan hingga 0 %. Saya tidak merekomendasikan UNSP karena dia masih terkait dengan grupnya Bakrie. Tunggu sampai penjualan saham BUMI beres, baru lakukan aksi.
  3. UNVR –> Menilik laporan keuangannya yang terbaru, laba UNVR naik sebesar 22 %.
  4. JSMR –> Laba perusahaan ini meningkat sebesar 307% pada laporan keuangan triwulan III tahun 2008 ini. Laba bersih ini ditopang oleh pendapatan yang meningkat 35% pada kuartal III-2008 menjadi Rp 2,497 triliun dari Rp 1,849 triliun pada periode yang sama tahun 2007. Peningkatan pendapatan tersebut disebabkan karena adanya peningkatan volume kendaraan sebesar 2% pada periode tersebut dimana jumlah transaksi jalan tol yang dikelola Jasa Marga meningkat dari 644 juta kendaraan di 2007 menjadi 657 juta kendaraan di 2008. Apalagi, pada laporan keuangan ASII, penjualan mobilnya juga meningkat sebesar 45 %.  Tentu saja, dengan meningkatnya jumlah mobil, maka semakin banyak pula pemakai jalan tol, sehingga, sangat wajar jika pendapatan JSMR meningkat tajam. Selain itu, terdapat pula pnyesuaian tarif sebesar 12,4% di 2 ruas tol yang dikelola oleh Jasa Marga yaitu tol Jakarta-Cikampek dan tol Prof. Dr. Ir. Sediyatmo yang memberikan andil kepada peningkatan pendapatan di kuartal III-2008.
  5. SMGR –> Laba perusahaan ini pada triwulan III tahun 2008 juga melonjak tajam sebesar 41,46%, serta kebijakan perusahaan yang berkomitmen untuk mengurangi hutang luar negeri untuk mencegah meningkatnya cost of money dari pinjaman tersebut.

Demikian sedikit analisis singkat berdasarkan sentimen positif dan fundamental perusahaan. Ke depannya, saya akan membahasnya lebih lanjut lagi.

Best Regards.

Permalink Leave a Comment

Analisis Singkat IHSG

November 3, 2008 at 9:09 am (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

IHSG masih akan terus rally ke atas, hingga 2-3 hari ke depan, sisanya, masih akan cenderung bullish diselingi koreksi-koreksi singkat. Berikut ini, sentimen positif yang mendukung penguatan IHSG.

  • Pemilu AS –> Pemilihan Presiden AS yang akan diselenggarakan besok (4 November 2008) akan sangat menentukan perekonomian AS ke depannya. Berdasarkan survey yang telah dilakukan belakangan ini, chance Obama yang besar sebagai kandidat terpilih akan membawa sentimen positif ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Hal ini lebih disebabkan kebijakan ekonomi demokrat, dan sentimen negatif dari pemerintahan partai Republik, George Bush. Seperti yang kita ketahui, semasa kepemimpinan Bill Clinton, yang berasal dari partai Demokrat, cadangan devisa AS sempat surplus. Berbeda dengan sekarang, di mana cadangan devisa AS malah defisit hingga hampir 7 kali anggaran APBN Indonesia.
  • Penjualan Saham BUMI –> Saham BUMI yang akan dilelang juga memberikan sentimen positif, terutama pada calon-calon pembelinya, seperti PTBA. Tentu saja, dengan penjualan saham BUMI, diharapkan kondisi keuangan perusahaan Bakrie Group juga akan membaik.
  • Global cut rates –> Banyaknya bank sentral negara-negara di dunia yang melakukan cut rates juga memberikan sentimen positif. Seperti diketahui, dengan rendahnya rates maka diharapkan sektor riil dapat bertumbuh lebih cepat.
  • Bursa regional –> Karena mayoritas investor Indonesia adalah tren follower, kenaikan indeks-indeks regional juga memberikan sinyalemen positif tersendiri bagi kenaikan IHSG.
  • Inflasi oktober 0.45 % (MoM) –> Inflasi yang lebih rendah dari bulan September, memberikan angin sejuk bagi pergerakan indeks kita. Apalagi, pada awalnya, inflasi bulan Oktober malah diperkirakan lebih tinggi dari bulan September, karena adanya krisis keuangan global.
  • Bi berhenti naikkan BI rates –> BI akan berjanji untuk tidak menaikkan BI rates kembali. Malahan, BI menyatakan akan segera menurunkan BI rates. Kebijakan ini dinilai sangat tepat, melihat pertumbuhan sektor riil yang mulai stagnan, dan memerlukan stimulus bunga kredit yang rendah.

Best Regards,

Yesalover

Permalink Leave a Comment

[Analisis Saham] ANTM; Antara Mesin Dengan Analisis Manusia

November 3, 2008 at 7:50 am (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

Mengapa judul analisis saya kali ini seperti itu ? Ini dilatarbelakangi oleh adanya suatu software tambahan untuk analisis teknikal saya, yaitu ELWAVE. Sesuai dengan namanya, program ini didesain untuk menganalisis pattern-pattern based on Elliot Wave Theory (Kapan-kapan, saya akan ulas lebih lanjut tentang teori ini. Sueerr dech !). Karena saya penasaran, alhasil, sebagian besar waktu saya, dipergunakan untuk menjajal keakuratan hasil analisis ini. Nah, pada analisis saham ANTAM kali ini, saya menemukan dua analisis yang sedikit berbeda. Analisis pertama, menggunakan program Metastock 10. Tentu saja, kali ini, program Metastock hanya sebagai alat saja, sisanya, toh, tetap saja saya yang melakukan analisis. Seperti biasa, saya cukup menggunakan beberapa indikator pada software ini, yaitu 2 Relative Strength Index (RSI), Stochastic Oscillator, AO Elliot Wave Oscillator, 2 garis Moving Average Exponential, dan 2 garis Moving Average Simple. Tentu saja, saya tidak akan memberitahu time period yang saya gunakan pada masing-masing indikator, cari saja sendiri yah :). O iy, selain menggunakan indikator-indikator di atas, saya juga menggunakan Andrew’s Pitchfork dan beberapa garis aksesoris untuk menentukan support-resistance pada saham ini. Berikut ini gambarnya :

Read the rest of this entry »

Permalink Leave a Comment

KSEP ITB, A Posse Ad Esse ! (Part I)

November 1, 2008 at 12:22 pm (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

Untuk merehatkan pikiran (gara-gara akhir-akhir ini, tulisan saya membuat dahi berkerenyit terus), saya mau sedikit membahas tentang KSEP ITB, sebuah unit kecil (dan mungkin tidak berarti untuk kebanyakan orang), tetapi berarti untuk saya.

KSEP ITB merupakan sebuah unit kemahasiswaan di ITB yang bergerak di bidang ekonomi dan pasar modal. Memang, scope kajian kami sekilas bertentangan dengan ITB (wong namanya Institut Teknologi Bandung, koq belajar ekonomi pulak ?). KSEP ITB merupakan singkatan dari Kelompok Studi Ekonomi dan Pasar Modal Institut Teknologi Bandung. Unit ini didirikan pada tahun 1997 yang lalu, dan anggotanya terdiri dari mahasiswa S1 seluruh Bandung. Rata-rata, untuk tiap tahun, kami menerima sekitar 300an anggota. Tetapi, ya itu, biasanya yang bertahan ga lebih dari sepertiganya. KSEP ITB sebenarnya berbeda dengan unit-unit kebanyakan yang ada di ITB (mau narsis dikit ceritanya :) ). Mengapa ? Pertama, KSEP ITB mempunyai perjanjian kerja sama eksklusif dengan BEI (Bursa Efek Indonesia). KSEP ITB, tercatat sebagai anggota pojok bursa (IDX Corner) di BEI. IDX Corner ini semacam perpanjangan tangan dari BEI sendiri. Idealnya, setiap IDX Corner diwajibkan memiliki sebuah galeri investasi yang harus dilakukan dengan konsep kerjasama 3 in 1, yaitu kerja sama dengan pihak universitas, BEI, dengan sekuritas. Tapi, yang penting dari perjanjian ini, adalah ketersediaan data laporan keuangan emiten-emiten. Jadi, kalau pembaca sedang bingung mencari laporan keuangan emiten, pembaca bisa langsung datang ke sekretariat KSEP ITB di Gedung Kuliah Timur Lantai 2, ITB.

Read the rest of this entry »

Permalink 3 Comments

[Stocks and Capital Market Course] II. Pasar Modal Indonesia dan Instrumennya

November 1, 2008 at 4:56 am (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

Saya lanjutkan kembali course tentang pasar modalnya, semoga ini bisa bermanfaat. Kali ini saya membahas tentang pasar modal Indonesia dan instrumen-instrumen yang beredar. Selamat membaca !

A. Pasar Modal Indonesia

Pasar modal dapat dikatakan sebagai suatu situasi dimana para penjual dan pembeli dapat melakukan negosiasi terhadap pertukaran suatu komoditas atau kelompok komoditas, dan komoditas yang dipertukarkan disini adalah modal atau efek.

a) Fungsi

Pasar modal memiliki dua fungsi sekaligus,yaitu :

1. fungsi ekonomi

Karena menyediakan fasilitas yang mempertemukan dua pihak yaitu investor dan issuer. Dengan pasar modal, para investor dapat menginvestasikan dana mereka dengan harapan memperoleh imbalan, sedangkan pihak issuer (perusahaan) dapat memanfaatkan dana tersebut untuk kepentingan investasi tanpa harus menunggu tersedianya dana dari operasi perusahaan.

2. fungsi keuangan.

Karena memberikan kemungkinan dan kesempatan memperoleh imbalan bagi pemilik dana, sesuai dengan karakteristik investasi yang dipilih.

b) Manfaat

Pasar modal juga memiliki banyak manfaat, antara lain:

1. menyediakan sumber biaya (jangka panjang) bagi dunia usaha sekaligus memungkinkan alokasi sumber dana secara optimal.

2. memberikan fasilitas investasi bagi investor sekaligus memungkinkan upaya diversifikasi.

3. penyebaran kepemilikan perusahaan sampai lapisan masyarakat menengah.

4. Penyebaran kepemilikan, keterbukaan dan profesionalisme, menciptakan iklim berusaha yang sehat.

5. menciptakan lapangan kerja/profesi yang menarik, dsb.

d) Sejarah Pasar Modal di Indonesia

1. Zaman Kolonial

§ tahun 1912 oleh 13 perusahaan efek (sekuritas) Belanda dan berlokasi di Batavia

§ tahun 1925, didirikan 2 bursa efek lagi di Semarang dan Surabaya.

§ Efek yang diperdagangkan adalah saham dan obligasi perkebunan Belanda yang beroperasi di Indonesia, obligasi pemerintah, sertifikat saham perusahaan Amerika dan efek perusahaan Belanda lainnya. Menyusul meletusnya Perang Dunia ke-2, maka bursa-bursa efek ditutup sehingga tidak ada lagi perkembangan pasar modal.

2. Zaman Orde Lama

§ Pemerintah membentuk suatu badan yang disebut PPUE (Perserikatan Perdangan Uang dan Efek-efek)

§ membuka kembali bursa efek di Jakarta.

§ Mengeluarkan obligasi pemerintah Indonesia tahun 1950.

§ Efek yang diperdagangkan dan para pelaku pasar masih sama dengan sebelum PD 2. Namun karena inflasi, resesi ekonomi, dan hubungan Indonesia-Belanda tidak berlangsung baik, maka kegiatan bursa efek kembali dihentikan.

3. Zaman Orde Baru-Sekarang

§ Pemerintah mengaktifkan kembali bursa dan membentuk institusi Badan Pelaksana Pasar Modal (Bapepam) pada tahun 1976 yang akhirnya pada tahun 1990 berubah menjadi Badan Pengawas Pasar Modal dengan harapan dapat mewujudkan perdagangan yang teratur, wajar, efisien, serta melindungi kepentingan pemodal dan masyarakat.

§ Pemerintah mengeluarkan paket kebijakan yaitu, Paket Kebijakan Desember 1987, Paket Kebijakan Oktober 1988, dan Paket Kebijakan Desember 1988. Deregulasi yang penting dari paket kebijakan tersebut adalah dibukanya peluang sebesar-besarnya bagi swasta untuk masuk ke bursa dan diperbolehkannya investor asing melakukan akses di pasar modal Indonesia.

Proses transaksi atas modal membutuhkan suatu tempat tertentu untuk melaksankan perdagangan. Tempat inilah yang selanjutnya disebut Bursa Efek atau Stock Exchange.

e) Lembaga-lembaga Utama yang Berperan dalam Pasar Modal Indonesia

1. Bapepam (Badan Pengawas Pasar Modal)

2. Self Regulatory Organizations (SRO)

§ Lembaga Kliring dan Penjaminan (LKP) oleh KPEI

§ Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) oleh KSEI

§ Bursa Efek

3. Perusahaan Efek

§ Penjamin emisi efek

§ Perantara pedagang efek

§ Manajer investasi

4. Lembaga Penunjang Pasar Modal

§ Biro administrasi Efek

§ Bank kustodian

§ Wali amanat

§ Pemeringkat efek

§ Penasihat investasi

5. Profesi Penunjang Pasar Modal

§ Akuntan publik

§ Konsultan hukum

§ Penilai

§ Notaris

Read the rest of this entry »

Permalink Leave a Comment

[Stocks and Capital Market Online Course] I. Investasi

October 30, 2008 at 7:12 am (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

MENGENAL INVESTASI

(financial investment)

Artikel ini adalah bagian pertama dari materi mengenai pasar modal dan saham yang akan saya berikan. Kali ini, materi saya kutip dari kurikulum KSEP ITB dengan sedikit pembaharuan. Berhubung saya agak malas untuk melakukan revisi, ya sudah, saya hanya sedikit melakukan perubahan.

A. Pengertian Investasi

Investasi dapat diartikan sebagai suatu komitmen untuk menempatkan dana sejumlah tertentu atas suatu aset/instrumen investasi tertentu dalam jangka waktu tertentu dengan tujuan untuk memperoleh penghasilan/nilai yang lebih tinggi.

B. Jenis Investasi

Dari jenis atau bentuk aset yang diinvestasikan, investasi terdiri dari :

a) Riil Investment

Yaitu menginvestasikan sejumlah dana pada aset riil (aset berwujud), seperti tanah, emas, mesin atau bangunan.

b) Financial Investment

Yaitu menginvestasikan sejumlah dana pada aset finansial, seperti deposito, saham, obligasi, dan surat berharga lainnya.

C. Keuntungan dan Risiko Investasi (Financial Investment)

Keuntungan Investasi :

a) Capital Gain

yakni keuntungan dari selisih nilai beli dengan nilai jual saham/instrumen financial investment lain yang lebih besar dari nilai belinya.

b) Dividen

Risiko Investasi :

a) Capital Loss

yakni kerugian dari selisih nilai beli dengan nilai jual saham/instrumen financial investment lain yang lebih rendah dari nilai belinya.

b) Risiko Likuidasi

c) Risiko gagal bayar

Yakni risiko dimana investor tidak dapat memperoleh pembayaran dana yang dijanjikan oleh penerbit pada saat produk investasi jatuh tempo.

Read the rest of this entry »

Permalink 4 Comments

Mekanisme Perdagangan Saham

October 30, 2008 at 6:41 am (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

Ok, saya berjanji, untuk selanjutnya, saya akan konsisten mengupdate blog ini terutama mengenai pasar modal, khususnya saham. Beberapa orang sering menanyakan kepada saya bagaimana bertransaksi saham. Berikut ini, saya coba menjelaskannya secara singkat. Bahan-bahan artikel ini, sebagian besar saya ambil dari buku berjudul  “Buku Pintar Pasar Modal Indonesia” tulisan Robert Ang. Buku ini merupakan “Buku Sakti” kepunyaan KSEP ITB, hehehe, sayangnya buku ini sudah tidak dijual lagi di pasar. Padahal buku saya sudah kumal dan bau, bukan karena sering dibaca, tapi sering kena “iler” saya, hehehe…Selamat menikmati tulisan saya.

PASAR PERDANA DAN PASAR SEKUNDER

Pernah dengar istilah pasar perdana dan pasar sekunder ? Pasar perdana merupakan pasar dimana efek-efek diperdagangkan untuk pertama kalinya sebelum dicatatkan di bursa efek. Di pasar perdana ini, saham dan efek lainnya mulai ditawarkan pertama kalinya kepada pihak investor oleh pihak penjamin emisi (underwriter) melalui perantara pedagang efek (broker-dealer). Proses ini biasa juga disebut dengan penawaran umum perdana (IPO / Initial Public Offering).

Pasar sekunder adalah pasar dimana efek – efek yang telah dicatatkan di bursa efek diperjual belikan. Di pasar ioni memberikan kesempatan kepada para investor untuk membeli atau menjual efek – efek yang tercatat di bursa setelah terlaksananya penawaran perdana.

PRICE AND TIME PRIORITY

Dalam proses tawar menawar atas jual dan beli, system perdagangan di pasar regular mengacu kepada prioritas harga kemudian prioritas waktu.

Dalam melakukan transaksi di bursa efek, pihak menjual mendapatkan prioritas dalam suatu transaksi.

Penawaran dengan harga yang sama antara pihak jual dan pihak beli, maka prioritas diberikan kepada mereka yang memasukan penawaran tersebut terlebih dahulu.

Read the rest of this entry »

Permalink 5 Comments

Analisis IHSG per 29 Oktober 2008

October 30, 2008 at 5:04 am (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

Berikut ini hasil analisis saya untuk pergerakan IHSG untuk maksimal satu minggu ke depan.

Keterangan :

Indeks akan bergeraj fluktuaktif hingga satu minggu ke depan. Tetapi, untuk tanggal 30 dan 31 Oktober 2008, indeks akan rebound sebentar hingga target price Rp 1200,00-1250,00. Bagi yang mau taking profit, masuk pada tanggal 30 sangat disarankan karena sangat besar kemungkinan jika IHSG pada tanggal 30 akan ditutup menguat hingga sekitar Rp 1200,00 mengingat sebelumnya telah terbentuk doji, dan candle hitam berikutnya tidak menembus support secara signifikan. Tetapi, hati-hati, indeks masih akan terkoreksi. Support kuat IHSG ada pada Rp 1000,00-1050,00 (lihat grafik). IHSG saat ini sudah mengalami gejala reversal, dilihat dari pitchfork yang terbentuk. Hal ini dikonfirmasi pula oleh fibonacci, stochastic yang mulai berbalik, MACD yang membentuk the lowest trough selama lebih dari 5 tahun, serta RSI yang sudah sangat oversold. IHSG tidak akan seketika kembali rebound, tetapi ia akan rebound perlahan diselingi oleh koreksi-koreksi hingga maksimal 200 point hingga 2-4 minggu ke depan. Tetapi hal ini hanya kemungkinan, bukan kepastian, mengingat market di Indonesia sangat follower dan tidak berprinsip, sehingga hasil analisis ini harus dikonfirmasi pula dengan berita-berita ekonomi maupun politik (Pemilihan Presiden AS) yang akan datang.

Best Regards,

Wijen Pontus
President Director of KSEP ITB

Permalink 1 Comment

Dijual Rumah+Indekos (JOGJA)

July 23, 2007 at 8:32 am (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

Image Hosting by Picoodle.com

Image Hosting by Picoodle.com

Dijual
Rumah Indekos

SHM
Lt 650 m2, Lb 1200 m2
K kos 35, K mandi 12, K utama 3
Wartel 2 KBU
Lokasi : 5 menit dari UPN Jogjakarta, strategis, hanya 20 meter dari jalan raya.

Daerah Bebas Gempa

HARGA 1,8 M (NEGO)
TANPA PERANTARA

CP : 081809493873 (SATRIA)
Image Hosting by Picoodle.com

Image Hosting by Picoodle.com

Image Hosting by Picoodle.com

Permalink 7 Comments

Resume Pelatihan Pasar Modal 2 (Analisis Teknikal)

June 10, 2007 at 4:12 am (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

· Analisis Teknikal

Sebenarnya, ada 2 tipe analisis yang dipakai untuk menganalisis pergerakan saham, yaitu analisis fundamental dan teknikal. Analisis fundamental lebih ditujukan untuk menganalisis fundamen keuangan perusahaan (why), sedangkan analisis teknikal ditujukan untuk mengetahui pola pergerakan saham berdasarkan –biasanya- grafik historis (when to buy ). Jadi, pengertian dari analisis teknikal adalah metode untuk memprediksi pergerakan harga dan tren pasar di masa depan melalui studi grafik historis dengan pertimbangan harga instrumen, volume perdagangan dan bila mungkin minat atas instrumen (the Reuters Financial Training Series, 1997). Analisis ini didasarkan pada beberapa prinsip basic, yaitu :

o History Repeat Itself

Sejarah biasanya akan terulang lagi, sehingga pola pergerakan saham pun dapat diketahui.

o Price Discount Everything

Harga saham mampu merefleksikan kondisi kejadian yang mempengaruhinya, baik secara internal maupun eksternal.

o Price Move in Trends

Harga saham akan selalu mengikuti tren, baik tren naik maupun tren turun, sehingga harga saham pun akan sangat tergantung oleh isu.

Alat bantu untuk menganalisis data-data historis biasanya berupa grafik ataupun chart, beberapa di antaranya adalah :

Read the rest of this entry »

Permalink 11 Comments

Resume Pelatihan PAsar Modal

June 9, 2007 at 3:24 am (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

Pelatihan Pasar Modal Oleh Danareksa

Unpar, 7-8 Juni 2007

 

Suatu kesempatan besar bagi saya dapat mengikuti pelatihan pasar modal yang diadakan oleh Danareksa. Pelatihan ini tidak gratis, harus membayar, tetapi karena teman saya mempunyai kekerabatan yang cukup dekat dengan pihak Danareksa, saya dan 4 orang teman lain dari KSEP ITB dapat mengikuti pelatihan ini dengan cuma-cuma. Pelatihan ini diadakan di Universitas Parahyangan, Bandung selama 2 hari, yang tiap harinya terdiri dari 2 sesi. Acara dimulai pada pukul 09.00-16.00 dan pada hari kedua, acara ditutup dengan simulation trading.

Read the rest of this entry »

Permalink 1 Comment

Telkom, Perusahaan Publik Berkinerja Terbaik Di Indonesia

March 30, 2007 at 5:43 am (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

Majalah Forbes, kemarin menetapkan PT Telkom, sebgai perusahaan publik terbaik di Indonesia. Telkom menempati rangking 835 dengan pencatatan penjualan senilai $ 4, 26 miliar, laba $0, 82 miliar, aset $ 6,34 miliar, dan nilai pasar $19,65 miliar. Indonesia patut berbangga, karena selain Telkom, masih ada 3 perusahaan Indonesia lainnya yang masuk dalam daftar 2000 perusahaan terbaik versi Forbes. Perusahaan itu adalah BCA (1149), BRI (rangking 1202), dan Bank Mandiri (1425). Read the rest of this entry »

Permalink 6 Comments

Fundamen Berinvestasi

March 14, 2007 at 6:41 am (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

Berikut ini akan saya sajikan beberapa fundamen (syarat) mutlak berinvestasi.

* Speculate, Don’t Gamble
Pahami dan pelajari iklmi investasi dan pola dinamika eksternal dari pasar modal. Jangan asal memilih alias berjudi alias untung2an. Hendaknya menggunakan konsep sedia payung sebelum hujan, sedia duren di musim hujan, dan sedia semangka di musim kemarau (Katanya Pak Budi Hikmat, Direktur Utama PT Bahana TCW Investment Management).

* Do not shoot where the duck is, but where the duck is going to be
Jangan membeli instrumen investasi, misalnya obligasi, saat bunga turun, sebaliknya beli obligasi sebelum bunga turun (dan diprediksi akan turun). Karena pada dasarnya, berinvestasi sama dengan membeli prospek.
Read the rest of this entry »

Permalink Leave a Comment

Pengenalan Reksa Dana Pasar Uang

March 14, 2007 at 4:11 am (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

 

Anda pasti sudah pernah mendengar mengenai instrumen investasi yang bernama Reksa Dana. Pada dasarnya, reksa dana merupakan wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi. Reksa dana terdiri dari berbagai jenis, di antaranya adalah Reksa Dana Pasar Uang. Apakah Reksa Dana Pasar Uang itu ?? Yang pasti, jangan samakan reksa dana jenis ini dengan reksa dana konvensional. Reksa Dana Pasar Uang memang memiliki sedikit perbedaan dengan reksa dana konvensional. Reksa dana jenis ini bukan berarti reksa dana yang menempatkan aset investor pada berbagai macam fundamen mata uang atau berbagai macam bisnis valas. Sebaliknya, reksa dana pasar uang (Money Market Fund) adalah reksa dana yang menempatkan seluruh aset investornya pada instrumen pasar uang. Lalu apa yang disebut sebagai instrumen pasar uang itu ? Instrumen pasar uang adalah efek yang jangka waktunya kurang dari setahun, misalnya sertifikat Bank Indonesia (SBI), deposito, atau obligasi dengan jangka waktu kurang dari satu tahun.

Read the rest of this entry »

Permalink 8 Comments

Tahun Surat Utang II

March 12, 2007 at 5:32 am (Pasar Modal, Ekonomi, dan Bisnis)

Pada artikel ini penulis akan membeberkan lagi beberapa indikator positif terhadap obligasi. Walaupun pada awal tahun ini, ada banyak emiten yg akan mengeluarkan obligasi, tetapi tetap saja investasi pada instrumen ini masih sangat menjanjikan. Mengapa ?? Berikut ini ada beberapa faktor yang mendukung pergerakan positif obligasi di tahun 2007 ini.

a. Tingkat suku bunga pada tahun 2007 ini diprediksi akan cenderung menurun. (saat ini suku bunga sekitr 8, 7%, dan akan terus turun sampai mendekati level 7,5 %) Read the rest of this entry »

Permalink 1 Comment

Next page »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.