[Analisis Saham] Beberapa Emiten Yang Profitable
Berikut ini, saya merekomendasikan beberapa emiten, yang menurut saya (secara garis besar, tanpa teknikal) cukup bagus. Nanti, ke depannya, saya akan berikan analisis tambahan dengan menggunakan teknikal analisis.
- PTBA –> Sentimen yang sangat mendukung adalah terlibatnya PTBA dalam upaya pembelian saham BUMI resource. Apalagi, laba PTBA untuk pertama kalinya menembus angka Rp 1,321 triliun, atau melonjak drastis sebesar 150 %. Ini adalah laba tertinggi PTBA sepanjang sejarah.
- Saham-saham perkebunan, kecuali UNSP. Hal ini disebabkan karena pajak ekspor CPO bulan november diturunkan hingga 0 %. Saya tidak merekomendasikan UNSP karena dia masih terkait dengan grupnya Bakrie. Tunggu sampai penjualan saham BUMI beres, baru lakukan aksi.
- UNVR –> Menilik laporan keuangannya yang terbaru, laba UNVR naik sebesar 22 %.
- JSMR –> Laba perusahaan ini meningkat sebesar 307% pada laporan keuangan triwulan III tahun 2008 ini. Laba bersih ini ditopang oleh pendapatan yang meningkat 35% pada kuartal III-2008 menjadi Rp 2,497 triliun dari Rp 1,849 triliun pada periode yang sama tahun 2007. Peningkatan pendapatan tersebut disebabkan karena adanya peningkatan volume kendaraan sebesar 2% pada periode tersebut dimana jumlah transaksi jalan tol yang dikelola Jasa Marga meningkat dari 644 juta kendaraan di 2007 menjadi 657 juta kendaraan di 2008. Apalagi, pada laporan keuangan ASII, penjualan mobilnya juga meningkat sebesar 45 %. Tentu saja, dengan meningkatnya jumlah mobil, maka semakin banyak pula pemakai jalan tol, sehingga, sangat wajar jika pendapatan JSMR meningkat tajam. Selain itu, terdapat pula pnyesuaian tarif sebesar 12,4% di 2 ruas tol yang dikelola oleh Jasa Marga yaitu tol Jakarta-Cikampek dan tol Prof. Dr. Ir. Sediyatmo yang memberikan andil kepada peningkatan pendapatan di kuartal III-2008.
- SMGR –> Laba perusahaan ini pada triwulan III tahun 2008 juga melonjak tajam sebesar 41,46%, serta kebijakan perusahaan yang berkomitmen untuk mengurangi hutang luar negeri untuk mencegah meningkatnya cost of money dari pinjaman tersebut.
Demikian sedikit analisis singkat berdasarkan sentimen positif dan fundamental perusahaan. Ke depannya, saya akan membahasnya lebih lanjut lagi.
Best Regards.
Analisis Singkat IHSG
IHSG masih akan terus rally ke atas, hingga 2-3 hari ke depan, sisanya, masih akan cenderung bullish diselingi koreksi-koreksi singkat. Berikut ini, sentimen positif yang mendukung penguatan IHSG.
- Pemilu AS –> Pemilihan Presiden AS yang akan diselenggarakan besok (4 November 2008) akan sangat menentukan perekonomian AS ke depannya. Berdasarkan survey yang telah dilakukan belakangan ini, chance Obama yang besar sebagai kandidat terpilih akan membawa sentimen positif ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Hal ini lebih disebabkan kebijakan ekonomi demokrat, dan sentimen negatif dari pemerintahan partai Republik, George Bush. Seperti yang kita ketahui, semasa kepemimpinan Bill Clinton, yang berasal dari partai Demokrat, cadangan devisa AS sempat surplus. Berbeda dengan sekarang, di mana cadangan devisa AS malah defisit hingga hampir 7 kali anggaran APBN Indonesia.
- Penjualan Saham BUMI –> Saham BUMI yang akan dilelang juga memberikan sentimen positif, terutama pada calon-calon pembelinya, seperti PTBA. Tentu saja, dengan penjualan saham BUMI, diharapkan kondisi keuangan perusahaan Bakrie Group juga akan membaik.
- Global cut rates –> Banyaknya bank sentral negara-negara di dunia yang melakukan cut rates juga memberikan sentimen positif. Seperti diketahui, dengan rendahnya rates maka diharapkan sektor riil dapat bertumbuh lebih cepat.
- Bursa regional –> Karena mayoritas investor Indonesia adalah tren follower, kenaikan indeks-indeks regional juga memberikan sinyalemen positif tersendiri bagi kenaikan IHSG.
- Inflasi oktober 0.45 % (MoM) –> Inflasi yang lebih rendah dari bulan September, memberikan angin sejuk bagi pergerakan indeks kita. Apalagi, pada awalnya, inflasi bulan Oktober malah diperkirakan lebih tinggi dari bulan September, karena adanya krisis keuangan global.
- Bi berhenti naikkan BI rates –> BI akan berjanji untuk tidak menaikkan BI rates kembali. Malahan, BI menyatakan akan segera menurunkan BI rates. Kebijakan ini dinilai sangat tepat, melihat pertumbuhan sektor riil yang mulai stagnan, dan memerlukan stimulus bunga kredit yang rendah.
Best Regards,
Yesalover
[Analisis Saham] ANTM; Antara Mesin Dengan Analisis Manusia
Mengapa judul analisis saya kali ini seperti itu ? Ini dilatarbelakangi oleh adanya suatu software tambahan untuk analisis teknikal saya, yaitu ELWAVE. Sesuai dengan namanya, program ini didesain untuk menganalisis pattern-pattern based on Elliot Wave Theory (Kapan-kapan, saya akan ulas lebih lanjut tentang teori ini. Sueerr dech !). Karena saya penasaran, alhasil, sebagian besar waktu saya, dipergunakan untuk menjajal keakuratan hasil analisis ini. Nah, pada analisis saham ANTAM kali ini, saya menemukan dua analisis yang sedikit berbeda. Analisis pertama, menggunakan program Metastock 10. Tentu saja, kali ini, program Metastock hanya sebagai alat saja, sisanya, toh, tetap saja saya yang melakukan analisis. Seperti biasa, saya cukup menggunakan beberapa indikator pada software ini, yaitu 2 Relative Strength Index (RSI), Stochastic Oscillator, AO Elliot Wave Oscillator, 2 garis Moving Average Exponential, dan 2 garis Moving Average Simple. Tentu saja, saya tidak akan memberitahu time period yang saya gunakan pada masing-masing indikator, cari saja sendiri yah
. O iy, selain menggunakan indikator-indikator di atas, saya juga menggunakan Andrew’s Pitchfork dan beberapa garis aksesoris untuk menentukan support-resistance pada saham ini. Berikut ini gambarnya :















