Pepatah Tujuh Perempuan II
Ahh, lihatlah itu; harta, gengsi, dandanan, dan rasa simpati mereka yg besar terhadap kami, itulah yg membuat kami mengangkatnya jadi anjing2 peliharaan kami !”
“Tenanglah anjing, kau pasti akan jinak setelah kami tindih dengan tubuh indah kami !!”
“Kepada siapakah rasa sayang ini harus kami ucapkan ??Yah, pangeran berwajah tampan, dan tentu saja pangeran buruk rupa dengan banyak harta!!”
“Gembel tidak boleh masuk !!Kecuali kalau kami terpaksa, karena tidak ada anjing2 yg mau tidur dengan kami !!”
“Kata siapa kami korban iklan ??”, katanya sembari mengambil Tje Fuk dari tasnya.
“Kami itu lemah, jangan pernah kamu; ya anjing!!! Menggigit tungkai kami”, kata mereka sambil terus menjinjing buntut anjing dengan rasa bangga.
“Kamu memang anjing2 penuh tipu daya, berani membiusku dengan gonggong rayuan semu !!”, kata mereka setelah meninggalkan anjing2 lain tersesat dalam hutan.
~Broken Hearted, 24 Februari 2007, 15:03~
~Bukan dengan paksaan, bukan dengan cinta, tapi dengan kekayaan, kekuasaan, dan kepintaran~















manda said,
February 25, 2007 at 12:35 pm
puisi bikinan sendiri ya?hmm pretty good..
saya tau kok si vincent, anak onegai-amikom..
salam kenal juga bung
rhez said,
March 21, 2007 at 10:10 am
maksudnya mengambil Tje Fuk??
yesalover said,
March 22, 2007 at 6:29 am
@rhez : artinya dia juga korban iklan….